Senin, 29 September 2014

tugas 5 : solo convention and exibition center


TUGAS 5 : SOLO CONVENTION AND EXIBITION CENTER

MICE adalah sebuah kegiatan paling diminati untuk saat ini, karena kegiatan ini sudah dapat menjamin dan menjanjikan bagi orang-orang yang menjalankan proses kegiatan MICE di Indonesia, terutama di Jakarta dan Bali. Kedua kota ini dijadikan tempat kegiatan MICE berlangsung, perkembangannya pun sudah sangat pesat sekali. Hal ini dapat dibuktikan dengan perolehan data yang berasal dari Statistical Report On Visitor Arrivals to Indonesia 2004-2006, yang menyebutkan bahwa kunjungan wisatawan mancanegara untuk pertemuan, intensif, konvensi dan pameran atau meeting, incentive, convention, exibition (MICE) telah mencapai 41,23% sementara untuk wisatawan liburan 56,49% dan lainnya 2,28%.
Dari perolehan data yang telah tercetak ini, dapat disimpulkan apabila perkembangan MICE di Indonesia ini mengalami peningkatan yang sangat menggembirakan. Indonesia sendiri tak hanya kaya akan potensi wisata tapi juga potensi untuk dijadikan lahan bisnis komersial di bidang MICE. Hal demikian akan menjadi sebuah peluang besar bagi pembisnis dan pemerintah Indonesia untuk menggarapnya menjadi sumber pendapatan yang cukup menjanjikan.

Selain kota Jakarta dan Bali yang dijadikan tempat MICE, Solo juga salah satu tempat MICE. Kenapa demikian? Karena Solo sendiri sudah menjadi salah satu target pasar untuk diselenggarakannya MICE, tak hanya hal ini yang menjadi alasan kenapa Solo di jadikan tempat bisnis MICE dan juga target pasar, namun Solo telah menduduki peringkat ke-8 dari tujuan wisata nasional dan sekarang telah bergeser menempati peringkat ke-4. Selain itu pertumbuhan ekonomi dari kota ini dalam 5 tahun terakhir mencapai rata-rata 5,6% (Bappeda, Tk. II. 2007), dengan tingkat investasi yang tumbuh hingga mencapai 18% (BKPMD,2007), pebisnis dan investor lokal/asing banyak melakukan kunjungan hingga 10/20 kali/ orang/ tahun (PHRI, APINDO, Surakarta, 2007). Selain sektor bisnis dan perdagangan, potensi Solo dalam kegiatan MICE sendiri telah di dukung dengan potensi seni budaya lokal dan internasional yang didukung pula oleh berbagai macam potensi-potensi kesenian traditional yang masih berlangsung hingga sekarang.

Solo sendiri memiliki sebuah gedung dimana tempat MICE berlangsung dengan kapasitas beribu-ribu orang. Hal demikian dapat mendonrong kota Solo untuk lebih maju lagi.

Jumat, 19 September 2014

Sky Line Block

Tugas 4 : SKY LINE BLOCK
Ruang sidang/pertemuan untuk 4 komite
Perencanaan tata ruang merupakan metodde-metode yang digunakan oleh sektor publik untuk mengatur penyebaran penduduk dan aktivitas dalam ruang yang skalanya bervariasi.

Hal-hal yang perlu dilakukan :

1.      Melakukan proses penentuan ruang sidang untuk 4 komite. Berikut ini adalah seluruh keperluan yang alat dan fasilitas penunjang yang di butuhkan.

Ø  Hari pertama adalah hari penyambutan yang di pimpin oleh Menteri Pertambangan dan Energi. Untuk dekorasi ruang penyambutan disiapkan secara terpisah dari ruang-ruang yang akan dipakai oleh 4 komite. Model atau dekorasi ruang penyambutan menggunakan model Theater Style, dan berbagai keperluan yang alat yang di pakai yaitu: LCD, Speaker, Mic, Podium, Laptop, serta Audio Visual Equipment yang lainnya. Fasilitas penunjang lainnya yang disediakan: Pencil, Note, Air Mineral, dan Permen(masing-masing terdapat pada meja para audience).


Ø  Sehabis acara penyambutan telah usai, keempat komite akan berpindah tempat menempati ruangan yang telah dipersiapkan. Design ruangan pun di buat berbeda dari bentuk tata ruang sebelumnya, yaitu menggunakan tata ruang model Classroom Style. Untuk keperluan alat yang telah dipersiapkan dan akan digunakan, yaitu:  Screen, LCD, Laptop, Mic, Speaker, Head Table, dan juga audio visual equipment lainnya. Fasilitas penunjang lainnya, yaitu: Pencil, Note, Air Mineral dan Permen(masing-masing terdapat di meja pada audience).




Ø  Dalam susunan acara meeting, para panitia telah mempersiapkan segala keperluan-keperluan dari para peserta. Seperti halnya: setelah penyambutan acara meeting, proses meeting berlangsung, rencana panitia selanjutnya merencanakan kegiatan coffe break sebanyak 2 kali (Pada pukul 11.00 WIB dan pada pukul 15.00 WIB, hal ini diberlakukan supaya para peserta tidak kewalahan dalam menyelenggarakan kegiatan meeting tersebut.), selanjutnya lunch pada pukul 13.00 WIB, dan setelah itu melanjutkan meeting kembali hingga selesai. Selain itu untuk mempermudah dan menjalankan proses keamanan, panitia juga telah menyediakan name tag untuk para peserta untuk mempermudah proses registrasi dan segala sesuatunya.


Ø  Setalah seluruh kegiatan meeting telah terselenggarakan, semua para peserta dapat kembali menuju penginapan di Sky Line Block Convention Center dengan menggunakan shuttle yang telah di sediakan para panitia untuk transportasi para peserta menuju tempat penginapan.




2.      Merencanakan penempatan akomodasi dan perencanaan termasuk permintaan permintaan khusus dari peserta yang melakukan progam diet.

Ø  Untuk seluruh para peserta, selama acara berlangsung akan menginap di Hotel Borobudur yang terletak di pusat kota menghadap Lapangan Banteng. Hotel ini adalah salah satu hotel berbintang 5 berstandar internasional dan kawasan Hotel Borobudur sendiri mudah di jangkau dan letaknya dekat dengan Sky Line Block Convention Center.




Ø  Untuk model dan macam menu makanan, Sky Line Block Convention Center menawarkan paket menu berbasis Indonesia dengan tujuan memperkenalkan olahan makanan ala Indonesia. Untuk hari pertama pada saat makan siang  Continental Menu, dan untuk hidangan makan malam panitia menyediakan makanan Cuisine Menu. Pada hari selanjutnya menggunakan Japanese and Chinese Set menu untuk Lunch, dan Western untuk hidangan makan malam. Segala macam menu yang tersedia disajikan dengan Buffet Style (Prasmanan atau di mana para peserta dapat menikmati macam-macam makanan dengan mengambil sendiri serta dengan takaran sendiri)








Ø  Selanjutnya bagi para peserta yang meminta permintaan khusus untuk menu makanan diet, Sky Line Block juga sudah menyediakan menu makanan tersebut, seperti: Menu Vegetarian serta menghidangkan macam-macam makanan dengan menu yang rendah kalori untuk Appetizer, Main Course dan Dessert yang akan dihidangkan.






3.      Pembuatan rencana kegiatan rekreasi bagi para peserta yang sebagian kecil didampingi oleh istri dan sekretaris.

Ø  Salah satu kegiatan yang akan dilakukan setelah kegiatan meeting berlangsung yaitu dengan berwisata mengunjungi: Kebun Binatang Ragunan, Taman Anggrek Ragunan, Setu Babakan dan rekreasi malamnya adalah mengunjungi Kemeng food festival.







4.      Pembuatan rencana-rencana lain yang menarik yang kiranya dapat menentukan dipakainya Sky Line Block sebagai tempat pertemuan oleh Ikatan Ahli Geologi Asia Pasific, sebagaimana yang dijanjikan oleh Mr.Raul Punjabi.

Ø  Sky Line Block Convention Center akan selalu menawarkan berbagai paket-paket penyelenggaraan event yang menarik dan harganya tentu saja seimbang dengan event yang diselenggarakan. Sky Line Block Convention Center juga menyediakan fasilitas tempat penginapan yang bertujuan untuk memudahkan para peserta dalam melakukan proses penginapan, sehingga para peserta tidak perlu repot-repot untuk menghadiri acara meeting yang berlangsung, apabila acara itu di selenggarakan di Sky Line Block Center.

Ø  Selain itu Sky Line Block Center juga memberikan potongan harga terhadap paket-paket atau event yang digunakan atau diselenggarakan di Sky Line Block Convention Center.

5.      Untuk keputusan dalam menggunakan Sky Line Block Convention Center sangat tergantung terhadap ulasan-ulasan yang konkrit dan logis serta menarik.

Ø  Dalam mengikuti segala permintaan konsumen yang semakin bergaram, Sky Line Block Convention Center akan memberikan tempat senyaman mungkin untuk membuat konsumen merasa betah dan tidak bosan dalam menyelenggarakan acara-acara yang berlangsung di Sky Line Block Convention Center.

Kamis, 11 September 2014

Hasil Ulasan Jangan Jual Murah Bali

Tugas 3 :
Hasil Ulasan Jangan Jual Murah Bali

Dengan melihat kemajuan yang terjadi di Bali, Bali sendiri sudah memiliki berbagai potensi yang sangat menarik untuk dikembangkan dan terus digali keindahannya. Bali sudah terkenal dengan keindahan pantainya, budaya yang masih alami, serta pariwisatanya. Hal ini semakin membuat Bali lebih maju, selain itu ada hal-hal yang mendorong Bali lebih maju, yaitu MICE. MICE dijadikan sebagai sebuah usaha industri di bidang jasa pariwisata dan MICE sendiri dimanfaatkan pula oleh para orang-orang yang menggeluti usaha di bidang ini. Kegiatan MICE sangat berperan penting dalam memajukan kegiatan pariwisata di Bali sendiri. Sekarang, pemerintah juga mulai ikut turun tangan untuk ikut menggalangkan dana untuk mengembangkan kegiatan ini. Selain itu, tujuan lainnya adalah menyeimbangkan kestabilan ekonomi, keamanan, dan juga akses politik.


Menurut saya : Bali memiliki banyak hal yang harus di kembangkan, serta Bali merupakan sebuah warisan dunia yang harus di jaga. Hal ini untuk juga mendukung proses keseimbangan ekonomi.

tugas fascinating jakarta jogja

Tugas 2 :
SUSUNAN RENCANA KEGIATAN REKREASI

JAKARTA

Jumlah peserta konfensi di Jakarta berjumlah 140 orang, dan untuk sarana transportasi kita menggunakan 3 big bus.


Obyek obyek wisata yang akan dikunjungi:

1.       Taman Buah Mekarsari


Taman Buah Mekarsari adalah tempat di mana wisatawandapat melakukan kegiatan seperti memetik buah, piknik, sebagainya. Di tempat ini juga tersedia outbound, serta juga terdapat danau di mana para wisatawan dapat menikmati wisata danau dengan berlayar dengan perahu duyung atau perahu boat.


2.       Wisata Edukasi Godong Ijo




Wisata Edukasi Godong Ijo terletak di jalan raya Cinangka, Bojongsari, Depok, Jawa Barat. Tempat ini dapat dicapai dari Pondok Indah, Jakarta Selatan. Hanya dalam waktu sekitar 20 menit. Kegiatan yang dapat dilakukan adalah berinteraksi dengan alam , kegiatan ini sangat baik untuk mengenal alam lebih lagi. Atraksi lain yang dapat dilakukan seperti, wisata kuliner sambil memancing dan wisata edukasi.


3.       Grand Indonesia Shopping Town



Grand Indonesia Shopping Town merupakan kompleks multiguna dan komplek mall yang besar serta menarik untuk dikunjungi. Mall ini menawarkan berbagai barang-barang yang berkualitas dan cocok untuk segala usia. Pusat perbelanjaan yang memiliki banyak tempat di mana barang-barang yang di jual sangat terkenal, branded yang di datangkan langsung dari luar negeri.


YOGYAKARTA

Jumlah peserta konferensi di Jogjakarta 70 orang dan untuk sarana transportasi kita menggunakan 2 bus dengan kapasitas 30-35 seat.


Objek-objek wisata yang akan di kunjungi:

1.       Goa Jomblang

Goa Jomblang merupakan sebuah goa wisata yang berlokasi di Gunung Kidul, Yogyakarta. Goa Jomblang merupakan goa vertikal yang mempunyai sebuah hutan purba di dalamnya. Sealin itu, apabila anda datang ke Goa Jomlang pada jam 10 sampai dengan jam 12 siang, anda akan melihat cahaya menembus goa yag sering disebut sebagai cahaya surga. Keindahan dan keunikan Goa Jomblang membuatnya menjadi salah satu temat wisata di Yogyakarta yang wajib dikunjungi.


2.       Istana Air Taman Sari


Istana Air Taman Sari adalah sebuah tempat rekreasi dan meditasi bagi keluarga kerajaan Yogyakarta pada jaman dahulu. Selain itu, Istana Air Taman Air juga berfungsi sebagai benteng pertahanan terhadap musuh yang menyerang. Saat ini, Istana Air Taman Sari adalah salah satu tempat ywisata di Yogyakarta yang terkenal karena keunikannya. Udara di sekitar Istana Air Taman Sari juga sejuk karena terdapat banyak kolam buatan disertai dengan kebun bunga yang berbau harum.


3.       Pantai Parangtritis


Pantai Parangtritis adalah pantai yang paling terkenal di Yogyakarta, sehingga Pantai Parangtritis layak disebut sebagai salah satu tempat wisata di Yogyakarta yang wajib dikunjungi. Berlokasi sekitar 25 km di selatan pusat kota Yogyakarta, Pantai Parangtritis adalah pantai yang berada di tepi Samudra Hindia sehingga mempunyai karatristik ombak dan arus yang cukup besar dan kuat. Keunikan dari Pantai Parangtritis adalah adanya bukit pasir yang disebut gumuk di sekitar pantai. Apabila anda ingin suatu pengalaman yang berbeda. 

Kamis, 04 September 2014

Istilah-istilah dalam MICE


  1. CVB(Convention Visitor Breau)/ Pembangun Destinasi : semacam rekanan dari meeting planner juga perlu ditmbangkan kedepannya yang dapat juga mempengaruhi meeting planner dalam membuat keputusan.
  2. MPI (Meeting Profesional International) : organisasi profesional yang mengurus dan mengadakan meeting secara international. contoh : event-event businness, meeting-meeting bertaraf international.
  3. Corporate Event Management : pengetahuan atau ketrampilan (skill) tentang manajemen (pengelolaan) penyelenggaraan acara-acara (event) keperluan korporat atau perusahaan, termasuk oraganisasi, institute, lembaga dan sejenisnya.
  4. IPO(Initial Public Offering) : salah satu corporate event yang tersulit. Membutuhkan persiapan yang sangat cermat, teliti, terperinci, lama, dan menguras energi. Acara ini hanya diselenggarakan ketika ada perusahaan yang akan 'go public'.
  5. Netcasting : mengacu pada steaming audio dan kadang-kadang steaming video melalui web.
  6. Product Placement : pesan komersil yang bertujuan untuk mempengaruhi acara-acara atau event-event melalui sisipan yang direncanakan.
  7. Set-up : kegiatan menata atau merapikan peralatan-peralatan untuk acara yang akan di selenggarakan.
  8. Bulletion Board : perangkat lunak komputer yang dapat memudahkan cara regristasi atau pemberitahuan yang terlibat dalam acara yang sedang berlangsung.
  9. Transportation Desk : meja transportasi yang disediakan untuk para peserta MICE yang membutuhkan shuttle bus.
  10. Guard Service : pelayanan penjagaan yang disediakan oleh event organizer untuk menjaga keamanan event tersebut.
  11. Goodie Bag : souvenir yang isinya menjelaskan tentang event-event yang sedang berlangsung.
  12. Runner : staff atau petugas yang memiliki peranan penting untuk mengawasi dan memberikan informasi terhadap peserta dan membantu dalam terjadinya kekurangan pada event tersebut.
  13. Kartu Tanda Pengenal / ID Card : tanda identitas dari para orang yang terlibat pada event yang terselenggara. Hal ini bertujuan untuk menunjukkan bukti bahwa orang tersebut terlibat pada event tersebut.
  14. Supplier : suatu lembaga yang menyediakan kebutuhan-kebutuhan dalam sebuah event.
  15. Briefing : sebuah pengarahan sebelum acara berlangsung.
  16. Medical Centre : pelayanan bagi peserta acara yang membutuhkan bantuan kesehatan.
  17. Welcome Dinner : acara makan malam untuk menyambut para peserta yang mengikuti event tersebut.
  18. Lodging : penginapan untuk organizer personil yang dekat dengan venue.
  19. Master Of Ceremony : pembicara yang menuntun dari awal acara hingga selesai.
  20. Handy Talky : alat yang di gunakan untuk berkomunikasi dalam jangkauan yang jauh.